Minggu, 16 Maret 2008

Mengatasi Biduran

Untuk mengatasi gatal-gatl akibat biduran, berikut ramuan alaminya :

Bahan yang diperlukan :
  • 3 tangkai daun kelor
  • 1 siung bawang putih
  • 2 gram pulasari
  • 3 gelas air
Cara:
  • Masukkan semua bahan kedalam panci, rebus hingga tersisa 2 gelas air
  • Setelah dingin airnya disaring dan diminumkan kepada penderita

Khasiat Asam Jawa - 2

Untuk mengatasi gatal-gatl akibat biduran, berikut ramuan alaminya :

Bahan yang diperlukan :
  • 1 biji asam jawa sebesar telur ayam
  • 15 gram rimpang temulawak
  • Sebatang gula aren
  • 2 gelas air

Cara:

  • Masukkan semua bahan kedalam panik, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas air
  • Setelah dingin airnya disaring dan diminum

Bit Cegah Penuaan Dini

Tanaman bit atau Beta Vulgaris L termasuk dalam keluarga sub-famili Chenopodiaceae dan famili Amaranthaceae. Tanaman bit menyerupai rumput, batangnya sangat pendek dan memiliki umbi di akarnya yang bisa dimakan. Umbi bit mengandung zat gula alami, juga vitamin B, C dan sedikit vitamin A. Selain bisa dimanfaatkan sebagai makanan, umbi bit juga megandung zat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dari penuaan dini.

Caranya :
  • Kupas dan parut bit segar secukupnya
  • Lalu oleskan pada wajah, biarkan selama 10 menit kemudian basuh dengan air hangat
  • Lakukan ini setiap hari

Hilangkan Hitam Pada Ketiak Leher

Kulit yang tampak hitam pada area ketiak maupun leher tentu amat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri kita. Namun sebelum anda membeli krim kecantikan yang relative mahal, anda bisa memanfaatkan beberapa bahan di rumah untuk mengatasi hal ini

Bahan yang diperlukan :
  • Kunyit, Jeruk Lemon, Ketimun

Cara:

  • Peras buah lemon dan ambil sarinya, campurkan dengan parutan ketimun, aduk rata
  • Tambahkan parutan kunyit pada campuran tadi
  • Bubuhkan bubur kunyit itu pada ketiak dan leher anda selama 20 menit, lalu bilas dengan air hangat
  • Lakukan secara rutin agar anda mendapatkan hasil yang maksimal

Mengatasi Cacingan

Mengatasi parasit adalah usaha yang perlu terus menerus dilakukan, karena kita bisa saja terkena lebih dari satu kali. Itu sebabnya sejak kecil kita dianjurkan minum obat cacing secara teratur. Untuk itu, kita juga perlu mengenal ‘obat cacing alami’ yang beberapa diantaranya mungkin sudah menjadi menu makanan kita sehari-hari

Sayuran dan Herba Pahit
Jika kita kurang menyukai sayuran dan herba yang rasanya pahit, begitu pula cacing. Dengan sering mengonsumsi sayuran serta herba yang pahit berarti kita tidak memberi kesempatan cacing untuk menggemukkan tubuh serta berkembang biak dengan leluasa.

Mentimun
Mengonsumsi mentimun setiap hari mampu membasmi cacing didalam tubuh. Sebagai antiparasit, mentimun telah diketahui bisa membunuh cacing pita

Bawang Putih
Mengonsumsi bawang putih setiap hari membantu mengatasi berbagai jenis parasit. Selain itu juga membantu membasmi jamur, bakteri dan virus. Bawang putih juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus.

Biji Pepaya
Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat digunakan dalam keadaan basah maupun kering
Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma ataupun madu. Atau bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya bisa diulang dua minggu kemudian.

Biji Labu Kuning
Sebagai antiparasit, biji labu kuning relative aman untuk anak-anak dan wanita hamil, adapun caranya adalah sebagai berikut :
Makanlah segenggam biji labu kuning mentah dua kali sehari dalam kondisi perut kosong
Untuk program anti cacing pita, lakukan selama seminggu berturut-turut lalu lanjutkan dua minggu kemudian
Jika dicampur dengan bawang putih, biji labu kuning juga membantu memberantas cacing kremi

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Luka bakar merupakan suatu kelainan akibat trauma terkena api, air panas atau air keras, apapun yang menyebabkan kulit rusak. Berat ringannya luka bakar tergantung pada luas jaringan tubuh yang terkena dan kedalaman luka tersebut.
Langkah-langkah pertolongan terhadap luka bakar seperti dikutip dari ‘Tips Kesehatan Twon-In-One’ adalah sebagai berikut :
  • Luka bakar ringan dapat dikompres dengan handuk yang terlebih dahulu dibasahi dengan air dingin atau air yang mengalir
  • Jangan gunakan batu es atu air dingin untuk mengompres luka bakar. Cukup dengan air biaasa untuk mengurangi panas pada kulit
  • Hindari olesan mentega maupun odol untuk mengurangi infeksi akibat reaksi panas yang ditimbulkan
  • Pada masa penyembuhan, usahakan tidak menggaruk bekas luka. Hal tersebut akan menimbulkan luka cacat/parut dikulit
  • Hindari kontak sinar matahari pada masa penyembuhan, karena mengakibatkan jaringan kulit baru akan rusak
  • Segera ke Unit Gawat Darurat bila terjadi luka bakar pada muka, sendi atau alat kelamin. Atau telah mengalami gangguan sesak napas akibat kebakaran

Atasi Bau Badan

Udara panas dan lembab sering membuat tubuh memproduksi keringat berlebihan. Selain itu, stress juga memacu produksi keringat, sebab kelenjar Ekrin dan Aprokin menjadi lebih aktif. Adalah pembiakan bakteri yang menyebabkan keringat berubah menjadi beraroma tidak sedap, atau biasanya kita menyebut dengan istilah BB atau Bau Badan. Kebiasaan makan makanan seperti petai, bawang putih atau makanan yang mengandung alcohol juga diikuti bau yang tidak sedap. Nah, untuk mengusir BB lakukan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Kurangi makanan pedas. Biasakan mengonsumsi makanan yang memenuhi 4 sehat 5 sempurna dan jangan terlalu banyak memasak dengan rempah-rempah
  • Mandilah 2 kali sehari.
  • Kenakan busana yang tidak terlalu ketat agar sirkulasi udara mengalir baik
  • Sebelum berolahraga minumlah air mineral secukupnya dan mandi setelah melakukan pendinginan
  • Cukurlah buku ketiak secara teratur. Gunakan deodorant 12 jam setelah melakukan pencukuran agar kulit tidak iritasi
  • Gunakan deodorant atau antiperspirant setelah mandi pada lipatan-lipatan tubuh yang sering mengeluarkan keringat. Jadi gunakan deodorant pada kaki sebelum bersepatu.
  • Sering-seringlah melepas sepatu jika kaki berkeringat.
  • Gunakan sabun antiseptic, terutama untuk daerah-daerah tubuh tertentu seperti dibawah lengan serta organ intim.